BGP VPNv4 Route Refresh

August 2, 2016 Leave a comment

Jika di BGP AF IPv4, kita mengenal soft-reconfiguration inbound. Maka di VPNv4, ada satu command yang tersembunyi yaitu “dont-capability-negotiate enhanced-refresh“. Namun sayangnya masih belum bisa melihat VPNv4 route-received-nya. Hmm, aneh juga ya.

Satu lagi, jika command di PE1 dan PE2 tidak sesuai, misalnya di PE1 menggunakan command:

neighbor 10.10.10.102 dont-capability-negotiate enhanced-refresh

Namun di PE2 :

neighbor 10.10.10.101 dont-capability-negotiate

Maka, statusnya akan “NoNeg” –> No Negotiation.

PE1-AS1#sh ip bgp vpnv4 all sum | b Neighbor

Neighbor        V           AS MsgRcvd MsgSent   TblVer  InQ OutQ Up/Down  State/PfxRcd
10.10.10.102    4            1       0       0        1    0    0 00:01:19 (NoNeg)
PE1-AS1#

Setelah di PE2 disamakan konfigurasinya, status prefix yang diterima akan terlihat. Jangan lupa clear ip bgp dulu. Jika tidak, maka statusnya tidak berubah.

PE1-AS1#sh ip bgp vpnv4 all sum | b Neighbor
Neighbor        V           AS MsgRcvd MsgSent   TblVer  InQ OutQ Up/Down  State/PfxRcd
10.10.10.102    4            1       6       4        5    0    0 00:00:03        2
PE1-AS1#

Categories: Cisco

Antara Da’wah dan ….

July 3, 2016 Leave a comment

Selepas sholat jamaah di masjid, sang imam mengajak ngobrol mengenai perkembangan keislaman dan kendala syiar Islam di desa ini.

Salah seorang ustadz bersemangat menceritakan kegiatan yang diadakan di masjid dan mushola di desaku dengan bersemangat, meski saya tidak bisa menangkap apa saja detil isi kegiatan di tiap masjid. Sang imam pun antusias menyimaknya bahkan meminta agar beliau dikabari via sms/tlp jika ada kegiatan bulanan di masjid ini.

Sang ustadz pun bercerita tentang kendalanya beliau dalam amar makruf nahi munkar, misalnya memberantas penyalahgunaan narkoba oplosan, pergaulan bebas anak muda dan bahkan perkembanganbiakan anjing dimana banyak pemilik anjing yang membiarkan anjingnya berkeliaran bebas. Tentu dalam persfektifnya, anjing tidak boleh dipiara apalagi dibudidayakan dan diperjualbelikan karena memang haram, apalagi pemilik anjing tersebut beragama islam.

Sang ustadz pun meminta saran pada sang imam, apa solusinya?

Sang imam pun memberi masukan agar dilakukan dengan persuasif, misalnya dengan membatasi jumlahnya, mengurungnya di dalam satu komplek si pemiliknya.

Sang imam, saya kenal beliau seorang hafidz, sudah malang melintang berdakwah di beberapa negara seperti Pakistan, India, Bangladesh, Jepang dan sekarang bermukim di kampung istrinya di sebelah selatan kecamatan, sambil membina majlis ta’lim, beliau kakak kelas saya di SD. Beliau sedang bersilaturahim ke kerabatnya di desa.

Suatu hari, saya mengunjungi kebun milik orang tua di utara desa. Melewati beberapa pesawahan, dan kebun jati. Ada satu lokasi peternakan ayam potong, di jalanan yang dilewati ada banyak anjing, mungkin ada 6-10. Saya berhenti dan ngobrol ngalor ngidul, dimana di sana ada teman se-SD dan beberapa orang yang nampaknya lebih muda dari kami. Ngobrol ngaler ngidul dengan si anak muda, ia pun berkeluh  (bersambung…)

Categories: IT dan Telekomunikasi

I’tikaf, antara syariat dan tradisi

July 3, 2016 Leave a comment

Prof Nasarudin Umar mengingatkan jamaah agar selalu semangat beribadah di hari-hari terakhir Ramadhan dengan memperbanyak zikir, baca sholawat, baca quran, qiyamullail dan tadabbur kandungan alquran.

Beliau mengingatkan bagaimana dulu para sahabat Nabi Muhammad sangat bersemangat untuk qiyamullail sampe-sampe para sahabat menyiapkan tali penopang agar ia bisa tetap berdiri qiyamullail di sepuluh hari terakhir. Memaksa kaki dan tangannya agar mau diajak berdiri dalam rangka qiyamullail.

I’tikaf memang disyariatkan oleh Nabi kita, dan ini juga bukti kita sebagai pengikut dan bukti kita cinta kepada Nabi Muhammad.
Tentu saja bagi kita yang belum terbiasa dengan sholat malam, akan sangat susah untuk bangun dan bergegas ke tempat wudhu dan melaksanakan qiyamullail. Rasa kantuk dan lelah ditambah godaan syaitan yang menggoda kita untuk tetap terlelap.

Iman dan motivasi memang yang harus terus dipupuk agar kemalasan dan rasa kantuk bisa dilawan. Dimulai 00:30, sang qori melantunkan tilawah beberapa ayat..

Categories: IT dan Telekomunikasi

Cisco VPLS BGP Autodiscovery Configuration

June 30, 2016 Leave a comment

Terinspirasi di Project BGP LU (Unified MPLS), dimana ada case customer VPLS BGP Autodiscovery mengalami problem saat dimigrasi ke BGP-LU. Maka saya mencoba mensimulasikannya dengan mengaktivasi VPLS. Simulasi dilakukan di GNS3 0.8.7.

Di GNS3, mayoritas menggunakan Cisco 7200 dengan IOS Version 15.2(4)S7 sebagai P routernya. Di Cisco 7200, tidak memungkinkan enable VPLS sehingga saya gunakan CSR1000v yang running di virtual box.

vpls bgp-ad

R21 (21.21.21.21) adalah CSR1Kv-R1, R22 (22.22.22.22) dan R23(23.23.23.23) adalah CSR1000v. Sisanya menggunakan Cisco IOS 7200 dan 3725 (CE).

Berikut konfigurasi VPLS di R23. Read more…

Categories: IT dan Telekomunikasi

VPLS BGP Autodiscovery di Cisco

May 21, 2016 Leave a comment

Sejak ada kasus BGP label unicast dimana customer yang berlangganan VPLS complain. Dan ternyata VPLS-nya menggunakan BGP autodiscovery (BGP AD). Terus terang belum pernah belajar BGP AD, sekadar mendengar dan pernah melihat dokumen BGP.

Karena penasaran, langsung saja nge-lab di GNS3 dengan router CSR1000v. Namun ternyata BGP AD ini tidak semudah yang dibayangkan. Ya, perpaduan antara MPLS, BGP dan VPLS. Beberapa kali mencoba bikin peering BGP, dan create l2vpn & bridge-domain namun ternyata tidak jalan. Pseudowirenya tidak muncul saat verify “show l2vpn vfi”. Baru ngecek dan ternyata sayah memasang ve id=1 di semua PE. VE (VPLS edge/endpoint) nya itu wajib UNIK. Gak boleh sama. Hhmm…

Thanks buat pembuat video di youtube[1] & [2].

[1] https://www.youtube.com/watch?v=PX2XnFh_dIg

[2] https://ccdewiki.wordpress.com/2013/06/24/vpws-auto-discovery-and-signaling/

 

BGP Labeled Unicast #2

April 30, 2016 Leave a comment

Sudah sebulan lebih masih berkutat dengan BGP Labeled Unicast. Gagal maning.

Cisco IOS router by default mengirimkan capability BGP IPv4 unicast (AFI 1/1) dan BGP IPv4 Labeled Unicast (SAFI 1/4) ke neighbor BGP-nya. Sedangkan Juniper, nampaknya tidak. Juniper hanya memilih antara SAFI 1/4 atau AFI 1/1. Tentu ini menjadi agak sulit menyatukan kedua vendor ini. Kadang saling klaim ‘kebenaran’.

Lalu, apa jalan tengahnya?

Categories: Cisco

BGP Label Unicast: non label not advertise

March 31, 2016 Leave a comment

Sudah 3x melakukan aktivasi BGP Label Unicast, namun gagal maning.

#1: Menggunakan IOS SRD5, terjadi bgp flapping antara Cisco 7200 dan Juniper.

#2: Tidak ada feature add-path.

#3: Upgrade ios ke versi 15.2(4)s7. BGP peering ok, namun banyak prefix yang tidak dikirim oleh RR ke peer yang dienable BGP Label Unicast.

Ya, memang session bgp ipv4 unicast dan bgp label unicast (send-label) ini berbeda, sehingga capability nya berbeda pula.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.