OSFP Multiarea

Kejadian yang kembali terjadi saat migrasi NPE, seorang kawan melakukan pemindahan area OSFP dari area 0 ke area 234. Ada 2 network yang masuk dalam area 0 yaitu network yang berhadapan dengan perangkat lama misalnya 2.3.4.5/30 dan router-id nya itu sendiri misalnya 1.1.1.1/32.

!
Router ospf 1
Router-id 1.1.1.1
Network 2.3.4.5 0.0.0.0 area 0
Network 1.1.1.1 0.0.0.0 area 0
!

Saya menambahkan satu koneksi ke arah router baru dan dijadikan area 234, sebut saja 6.7.8.9/30.

Router ospf 1

Network 6.7.8.9 0.0.0.0 area 234

Nah, si kawanku tadi memutus network 2.3.4.5 by command:

!
Router ospf 1
No network 2.3.4.5 0.0.0.0 area 0
Network 2.3.4.5 0.0.0.0 area 234
!

Coba tebak, apa yang terjadi kawan? Continue reading “OSFP Multiarea”

Advertisements

OSPF: MTU XR vs IOS

Kejadian unik ketika troubleshoot link, saat itu OSPF antara ASR9K dan ME3750 tidak mau establish dengan benar. Si IOS XR menampilkan proses OSPF (Exstart/Exchange). Padahal saat show interface gi1/1/1 di sisi C3750, si mtu bernilai 9000.

C3750#sh int gi1/1/2
GigabitEthernet1/1/2 is up, line protocol is up (connected)
Hardware is Gigabit Ethernet, address is xxx.yyyy
Description: Link to ASR9010
Internet address is xx.xx.xx.xy/30
MTU 9000 bytes, BW 1000000 Kbit, DLY 10 usec,
reliability 255/255, txload 1/255, rxload 1/255
Encapsulation ARPA, loopback not set
Keepalive not set
Full-duplex, 1000Mb/s, link type is auto, media type is 1000BaseZX SFP
input flow-control is off, output flow-control is unsupported
ARP type: ARPA, ARP Timeout 04:00:00
Last input 00:00:00, output 00:00:00, output hang never
Last clearing of “show interface” counters 40w6d
Input queue: 0/75/0/0 (size/max/drops/flushes); Total output drops: 0
Queueing strategy: fifo
Output queue: 0/40 (size/max)
30 second input rate 5000 bits/sec, 6 packets/sec
30 second output rate 28000 bits/sec, 39 packets/sec
23005375103 packets input, 7147388758249 bytes, 0 no buffer
Received 15814942 broadcasts (0 IP multicasts)
0 runts, 0 giants, 0 throttles
1 input errors, 1 CRC, 0 frame, 0 overrun, 0 ignored
0 watchdog, 15814937 multicast, 0 pause input
0 input packets with dribble condition detected
7178930024 packets output, 5735711202294 bytes, 0 underruns
0 output errors, 0 collisions, 0 interface resets
0 babbles, 0 late collision, 0 deferred
0 lost carrier, 0 no carrier, 0 PAUSE output
0 output buffer failures, 0 output buffers swapped out

C3750#

di sisi ASr9010, juga dibuat mtu=9000. Ternyata, Continue reading “OSPF: MTU XR vs IOS”

IOS XR: SFP Non-Cisco not Supported

Satu waktu saat migrasi dari ME3600 dan 3800 ke ASR, ada kasus dimana di ASR9K si SFP dianggap tidak disupport oleh XR sehingga memunculkan log seperti:

RP/0/RSP0/CPU0:Dec 19 04:31:38.376 : invmgr[252]: %PLATFORM-INV-6-IF_OIRIN : xFP OIR: 0/0/0 port_num: 4 is inserted, state: 1 LC/0/0/CPU0:Dec 19 04:31:40.995 : pfm_node_lc[285]: %PLATFORM-SFP-2-DEV_SFP_PID_NOT_SUPPORTED : Set|vic_0[475258]|SFP(0x1029004)|SFP Module for port 04 is not a supported Product ID (PID)

untuk itu, saya kasih command:

!

interface gi0/0/0/4

transceiver permit pid all

!

Nah, setelah itu running well.¬† Running well dalam artian, Continue reading “IOS XR: SFP Non-Cisco not Supported”

Medan-Rantauprapat-Sidempuan

Lagi-lagi, perjalanan.

Project kali ini adalah migrasi NPE dari perangkat lama ke perangkat baru di salah satu provider Internet. Saya bersama tim memulainya dengan beberapa meeting dan design yang dibutuhkan. Ah, kawan. Saya tidak akan bercerita tentang pekerjaan. Saya hanya ingin menulis tentang perjalanan Medan – Rantauprapat – Padang Sidempuan.

Landing di bandara Kualanamu, lalu meluncur ke regional office customer. Continue reading “Medan-Rantauprapat-Sidempuan”

Jatuh Hati

Wajahmu tidak cantik.

Kulitmu tidak putih mulus.

Fisikmu tidak tinggi semampai.

Namun, wajahmu memberikan keteduhan, ketentraman dan kedamaian jiwa.

Hati dan pemikiranmu membuatku sangat jatuh hati.

Saat kupandang, kau selalu menunduk. Aku pun malu jika terlalu lama menatapmu. Malu kepada diri, malu kepada Tuhan.

“Aku bukanlah Khadijah atau pun Fathimah, aku hanyalah wanita biasa yang hidup di akhir zaman yang berusaha untuk terus memperbaiki diri. Aku pun tidak mengharap laki-laki seperti Muhammad atau Ali, aku hanya mencari laki-laki yang akan menjadi imamku.”, begitu ia berujar.

==Move on 2014==

Sang Pengeja Hujan

Apalah yang sanggup kuberikan sebagai mahar? Aku hanya memiliki iman kepada Allah dan cinta kepada Rasulullah. Bisakah keduanya menjadi mahar sebuah pernikahan?” –Muhammad: Para Pengeja Hujan–

Begitu Ali Radhiyallahu Anhu berbisik saat hendak melamar Fatimah Az zahra, putri Rasulullah.

Ada ungkapan bahwa kita (laki-laki, red.) ini bukanlah  laki-laki yang seperti Ali R.A., yang kesholihannya tiada tara, ilmunya begitu tinggi dan akhlaknya begitu baik, namun kita ini adalah laki-laki akhir zaman, yang kurang ilmu, kurang iman, dan bahkan kurang materi. Pun begitu, para perempuan yang akan jadi pasangan kita itu bukan perempuan yang sempurna seperti Fatimah. So, bagaimana??

Happy reading