Jatuh Hati

Wajahmu tidak cantik.

Kulitmu tidak putih mulus.

Fisikmu tidak tinggi semampai.

Namun, wajahmu memberikan keteduhan, ketentraman dan kedamaian jiwa.

Hati dan pemikiranmu membuatku sangat jatuh hati.

Saat kupandang, kau selalu menunduk. Aku pun malu jika terlalu lama menatapmu. Malu kepada diri, malu kepada Tuhan.

“Aku bukanlah Khadijah atau pun Fathimah, aku hanyalah wanita biasa yang hidup di akhir zaman yang berusaha untuk terus memperbaiki diri. Aku pun tidak mengharap laki-laki seperti Muhammad atau Ali, aku hanya mencari laki-laki yang akan menjadi imamku.”, begitu ia berujar.

==Move on 2014==

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s