Upgrade Cisco Prime Network

Beberapa minggu ini disibukkan dengan diskusi di lab bersama teman-teman implementor, juga curcol permasalahan kerjaan dari mulai mempermasalahkan desain hingga akhirnya ‘kampret-kampretin’ system engineer-nya Cisco dan Presales/consultannya kantor.

ex: Uy, yang bener aja ASR 9000 (Aggregation Service Router) dijadiin Main Distribution Switch (MDS)?

Up: wah gilaa tuh memang. Spanneng tree asemm…PVST-AG..as***

Sayah: Iya bener, merendahkan kapasitas ASR 9k jadi papan bawah. Mestinya jadi PE aja. Jangan karena tidak bisa jadi PE, terus jadi MDS juga gak apa-apa yang penting jualan?

Nah, itu kalo lagi pada emosi dan stuk. Akhirnya kami happy happy dengan main CS 🙂

Note: buat teman2 setim, gak usah sakit ati ya dikampret-kampretin sama kami.

 

Ok, daripada kita ghibah orang lain, mari kita lanjut nge-lab Prime.

Setelah membaca release note Cisco Prime Central Release 1.4.1, dan ternyata semua Prime yang terinstall di customer itu tidak kompatibel dengan yang baru sehingga mandatory harus di-upgrade.

Step pertama adalah install PC 1.4.1 dan berhasil.

Step 2: Install Prime Fault Management –> gagal

Step 3: Install Prime Network –> standalone ok tapi tidak bisa suite mode

Step 4: Install Prime Performance Manager (PPM) –> done.

pc 141 il

PC versi 1.1.0.2 dibagi kedalam 2 server (Portal dan Integration layer). Di versi ini, dibagi menjadi 3, entah apa maksudnya Cisco.

pc141

PC versi 1.4.1.0

suiteIni adalah komponen prime carrier manager yang berhasil diintegrasikan. Sayangnya si PN tidak/blom bisa dimanage oleh PC.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s