PKL digusur

Seminggu yang lalu, beberapa jalanan di ibukota hingga masuk ke pemukiman penduduk telah digaruk dan diaspal ulang. Jalanan mulai halus dan licin.

Seminggu setelahnya, satpol PP dan petugas kelurahan mulai menggusur pedagang kaki lima (PKL) dan pedagang-pedagang yang mangkal di sekitar komplek dan jalan-jalan yang menghubungkan jalan besar Tomang Raya, Gatot Subroto, Cideng ke Tanah Abang, Duri dan Citraland, Grogol dan Jembatan Besi. Semua PKL dibabat habis. Per 1 Desember 2015, semua PKL tidak boleh lagi berjualan. Dengan spanduk bertuliskan:

Dilarang berjualan di areal xxx sesuai Perda No. x Tahun 200x.

Sebagai konsumen PKL, saya juga jadi kesulitan mencari tempat makan atau tempat ngopi. Bagi pedagang, periuk mereka menjadi tidak lagi terisi. Dilihat dari tata kota dan keindahan, PKL yang berjualan di sana tidak terlihat ‘indah’ dan nampak semerawut. Namun, apakah mereka tidak boleh ‘menghiasi’ ibukota dengan ‘karya seni’ ala mereka sendiri? apakah ibukota hanya untuk mereka yang berdasi dan duduk di bangku kantor yang empuk dan ber-AC? atau hanya untuk Ahok dan pejabat ibukota? apakah mereka tidak boleh mencari penghidupan di ibukota?

Biasanya di TV-TV, pejabat ibukota akan diwawancarai mengenai penggusuran PKL ini dan dengan mudahnya pejabat ibukota akan bilang:

nanti PKL yang terdaptar akan kita relokasi ke tempat baru yang lebih layak.

Ya, mungkin PKL yang mangkal nampak kumuh dan semerawut. Namun itulah realitas di negeri ini. Mencari sesuai nasi itu harus seperti itu. Tidak semua orang bisa bekerja di kantor-kantor di Thamrin – Sudirman, tidak semuanya harus berdasi dan atau menjadi pejabat di ibukota.

Lalu dimana pemerintah? dimanakah fungsi dan peran negara?apakah negeri dan masyarakat ini dibiarkan autopilot?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s