How to Breakout 40G Interface in Cisco NCS 5500

The first time project Cisco NCS 5500 that I received, there is a line card 24H1F (24 ports 100G and 12 ports 40G), with 40G port we can breakout into 4 x 10G pieces.

The default of 24H12F line card is 40G, but can support 100G if license is enabled. When it comes up, the interfaces are forty and hundred gigs.

RP/0/RP0/CPU0:ios#admin show platform 
 Thu Mar 22 04:16:18.070 UTC 
Location Card Type HW State SW State Config State 
---------------------------------------------------------------------------- 
0/0 NC55-24H12F-SE OPERATIONAL OPERATIONAL NSHUT 
0/RP0 NC55-RP OPERATIONAL OPERATIONAL NSHUT 
0/RP1 NC55-RP OPERATIONAL OPERATIONAL NSHUT 
0/FC0 NC55-5508-FC OPERATIONAL OPERATIONAL NSHUT 
0/FC1 NC55-5508-FC OPERATIONAL OPERATIONAL NSHUT 
0/FC2 NC55-5508-FC OPERATIONAL OPERATIONAL NSHUT 
0/FC3 NC55-5508-FC OPERATIONAL OPERATIONAL NSHUT 
0/FC4 NC55-5508-FC OPERATIONAL OPERATIONAL NSHUT 
0/FC5 NC55-5508-FC OPERATIONAL OPERATIONAL NSHUT 
0/FT0 NC55-5508-FAN OPERATIONAL N/A NSHUT 
0/FT1 NC55-5508-FAN OPERATIONAL N/A NSHUT 
0/FT2 NC55-5508-FAN OPERATIONAL N/A NSHUT 
0/SC0 NC55-SC OPERATIONAL OPERATIONAL NSHUT 
0/SC1 NC55-SC OPERATIONAL OPERATIONAL NSHUT 
RP/0/RP0/CPU0:ios#
P/0/RP0/CPU0:ios#sh ip int br 
 Thu Mar 22 04:17:00.667 UTC 
 
Interface IP-Address Status Protocol Vrf-Name 
MgmtEth0/RP0/CPU0/0 unassigned Shutdown Down default 
FortyGigE0/0/0/0 unassigned Shutdown Down default 
FortyGigE0/0/0/1 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/2 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/3 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/4 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/5 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/6 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/7 unassigned Shutdown Down default 
FortyGigE0/0/0/8 unassigned Shutdown Down default 
FortyGigE0/0/0/9 unassigned Shutdown Down default 
FortyGigE0/0/0/10 unassigned Shutdown Down default 
FortyGigE0/0/0/11 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/12 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/13 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/14 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/15 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/16 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/17 unassigned Shutdown Down default 
FortyGigE0/0/0/18 unassigned Shutdown Down default 
FortyGigE0/0/0/19 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/20 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/21 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/22 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/23 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/24 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/25 unassigned Shutdown Down default 
FortyGigE0/0/0/26 unassigned Shutdown Down default 
FortyGigE0/0/0/27 unassigned Shutdown Down default 
FortyGigE0/0/0/28 unassigned Shutdown Down default 
FortyGigE0/0/0/29 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/30 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/31 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/32 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/33 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/34 unassigned Shutdown Down default 
HundredGigE0/0/0/35 unassigned Shutdown Down default 
MgmtEth0/RP1/CPU0/0 unassigned Shutdown Down default 
RP/0/RP0/CPU0:ios#

To see more about NCS line cards, you can read NCS 5500 white paper  documentation and also can be searched in ciscolive.com.

To enable breakout in 40G, hereby the command:

NCS5500#config
NCS5500(config)#interface forty 0/0/0/0
NCS5500(config-if)#no shutdown
NCS5500(config-if)#exit
NCS5500(config)#controller optics 0/0/0/0
NCS5500(config-optics)#breakout 4x10
NCS5500(config-optics)#commit

The interface forty 0/0/0/0 will be change to Ten0/0/0/0/0 – 3.

To see the optical power level, use this command.

RP/0/RP0/CPU0:ios#show controllers optics 0/0/0/0 summary 
 Thu Mar 22 05:01:14.714 UTC 
 
Port Controller State Admin State LED State Lane Laser Bias TX Power RX Power 
 (dBm) (dBm) 
------------------ ---------------------- --------------------- ---------------- ----- ------------ ----------- ---------- 
Optics 0/0/0/0 Up In Service Yellow 0 6.8mA -1.87 -40.00 
 1 6.9mA -1.90 -11.14 
 2 6.8mA -1.72 -40.00 
 3 6.8mA -2.03 -40.00

Now, how about physical cable? The cisco guys, give this spec:

I found in fs.com [1], they have this type cable spec (I use transceiver LR and cable breakout single mode) and i bought from fs.com and it works.

I tried to use transceiver 40G SR and connect with multimode breakout cable and it does not work 🙂

Now, I am still waiting for MM cable breakout sent by fs.com to use 40G SR and multimode breakout cable.

[1] https://www.fs.com/products/41427.html

 

 

 

Advertisements

Putra Putri Nabi Muhammad SAW

Menurut beberapa sumber [1] & [2], putra nabi Muhammad SAW berjumlah 7 orang; 3 laki-laki dan 4 perempuan:

  1. Alqosim
  2. Zaenab
  3. Ruqoyah
  4. Ummu Kultsum
  5. Fatimah
  6. Abdullah
  7. Ibrahim

Putra Nabi meninggal sewaktu kecil, keempat putrinya yang tumbuh hingga menikah dan mempunyai keturunan. Keturunan Fatimah yaitu Hasan dan Husain.

[1] Teologi dan Ajaran Shi’ah Menurut Referensi Induknya. Insist Press.

[2] video youtube “ibu teladan terbaik – Ust Budi Ashari. https://www.youtube.com/watch?v=LHXYnYX3ZvE

Exam 400-101 CCIE RS Written

Tanggal 28 Sept 2017, langsung ambil written RS sebagai prasyarat mengambil ujian lab CCIE RS. Beberapa persiapan dilakukan dengan membaca beberapa bahan belajar:

  1. CCIE RS v5.1 Official Cert Guid – Narbik
  2. Video INE RS v5 Written
  3. Cisco documentation

Ujian dilakukan di UI Salemba, bareng seorang temen yang mudah-mudahan kami bisa bareng ujian lab dan lulus di akhir tahun 2017 atau awal 2018. Alhamdulillah, ujian written ini lulus dengan skor yang cukup. Biaya $450 pun tidak sia-sia.

Next, persiapan ngelab. Biaya ujian akan lebih mahal yaitu skitar $1600. Semoga bisa nabung dan lulus ujian. Masih ada waktu beberapa bulan untuk ujian lab.

Upgrade Mikrotik RouterOS

Baru kali ini belajar mikrotik. Setelah pasang Fastnet, dan koneksi Internetnya di-bridge ke Mikrotik. Lalu nyobain beberapa hal, salah satunya bridging wireless mikrotik dan upgrade RouterOS.

Step 1: Donlot OS mikrotik, cari aja di Internet.

Step 2: Copy paste file routerOS ke FTP nya mikrotik, dimana sample di mikrotik milik saya memiliki IP Address 192.168.88.1

Step 3:Verify file sudah terupload. Defaultnya di menu File akan tersimpan imagenya.

Step 4: Reload mikrotik. Buka winbox, buka System –> Reboot

 

 

Kebijakan Penggunaan Uang Elektronik (e-money)

Menurut berita CNN Indonesia, mulai Oktober ini semua pembayaran tol menggunakan non tunai, alias menggunakan e-money, via kartu. Sebenarnya tidak hanya tol yang memberlakukan kartu, namun hampir semua seperti TransJakart, dan KRL Jabodetabek.

Tentu saja dari sisi banking, sangat menguntungkan. Sebab, semua uang fisik ‘ditanam’ di bank yang bersangkutan. Misalnya, Mandiri memproduksi kartu e-money. Semua orang yang menggunakan jasa TransJakarta, Tol dan KRL akan melakukan deposit ke Bank Mandiri, dan uang tersebut akan diambil saat transaksi KRL/Tol berlangsung.

Andai saja satu penggunana e-money melakukan topup 50rb, maka jika ada 1000 pengguna KRL/TransJakarta, 10.000, 10jt user yang menggunakannya setiap bulan, maka ada berapa duit yang parkir di bank tersebut.

Misalnya ada 10rb pengguna x @50rb =500 jt. Kalo lebih?

dan apakah bank menerapkan bunga? hmm…kita memperkaya si bank dengan bunga-kah? atau kita tunggu saja fatwa MUI.

Dari sisi pengguna, kemudahan, fleksibilitas dan kecepatan mungkin yang jadi nilai tambah. Tak perlu repot-repot bawa uang cash, dompet gak penuh, gak perlu ke ATM untuk tarik tunai.

Problem Bunga Bank

Bagi muslim, bunga bank itu haram digunakan, dikonsumsi. Mem-parkir duit dg imbalan bunga, menjual duit dengan duit, bahkan menjadi saksi bagi transaksi riba, tentu saja diharamkan. Dilarang. Tidak boleh dilakukan oleh seorang muslim. Haram ekivalen dengan “terlarang, gak boleh dilakukan/dikonsumsi”.

Ya, ini dilematis. Di satu sisi, sistemnya sudah serba bank. Di satu sisi kita perlu hati-hati dan menghindari riba. Fatwa MUI, bunga bank itu haram. Bahkan ‘fatwa’ emak saya, bekerja di bank pun dilarang, cari kerjaan lain yang lebih jelas halalnya: bekerja di tempat yang tidak melakukan praktik haram atau berdagang saja.

Haram memang ada dua jenis:

  1. Haram karena object-nya haram. Misalnya: babi, anjing, bangkai (kecuali ikan dan belalang), darah, sembelihan tanpa menyebut nama Allah, itu semua haram. Atau praktik riba. Jelas haram, termasuk bunga bank.
  2. Haram karena cara mendapatkan object tersebut. Misalnya, beras, daging kambing, sapi atau ayam itu halal. Kalo hasil curian maka haram jadinya. Atau kambing/sapi/ayam dipotongnya gak dilakukan oleh muslim dan tidak menyebut nama allah (bismillah), maka haram juga.

Ya, kita hidup di dunia yang makin menua, di akhir zaman. Agak sulit memang, halal haram sudah banyak tercampur/dicampur. Kadang kehidupan di masyarakat kita yang sudah tidak peduli lagi halal-haram, yang penting perut terisi, anak bisa sekolah dst. Malah ada yang punya istilah: “nyari yang haram aja susah, apalagi yang halal”. Namun balik lagi ke pilihan kita. Hidup kita apakah hanya untuk di dunia yang sementara ini? atau kita akan hidup kembali setelah kematian dunia. Hidup kekal di akhirat, dan mempertanggungjawabkan apa yang kita lakukan di dunia.

Ada surga dan neraka, silakan dipilih. Percaya syukur, gak juga silakan jalani sendiri.

Target Bulanan Pasca Idul Fitri 1438 H

Setelah merenung sejenak di Pantai Bira, Bulukumba, Sulsel #lebay. Ada beberapa resolusi yang didapatkan:

1. Target menghafal suroh Albaqoroh.

2. Membiasakan membaca buku-buku non-related to job, baik fiksi maupun non fiksi seperti zaman kuliah dulu. Minimal 1 buku sebulan. Misalnya novel, sejarah, filsafat, ekonomi dll.

3. Target ng-lab CCIE SP dengan mengkhatamkam video INE, workbook.

4. Perkuat konsep Routing & Switching dengan membaca buku-buku RS, atau official cert guide, khatamkan buku MPLS Fundamental, MPLS Application dst.

Lalu target nikahnya kapan? Ya, serahkan saja sama Allah dengan terus memperbaiki diri dan memantaskan. Jauhi maksiat/dosa dan perbanyak kebaikan. Keep on focus.